Seleksi AFS Tahap 1

Halo!

Jadi, di post kali ini gue mau ngeshare pengalaman ikut seleksi pertukaran pelajar yang diadakan oleh Yayasan Bina Antarbudaya. Sumpah deh, gue jamin gak bakal nyesel ikut seleksi ini.

– Bina Antarbudaya itu apa, sih?

Yayasan Bina Antarbudaya adalah organisasi relawan yang punya banyak banget program, diantaranya itu adalah program pertukaran pelajar. Nah, Binabud punya 4 program pertukaran pelajar, yaitu:

  1. AFS (American Field Service)
  2. KL-YES (Kennedy-Lugar Youth Exchange and Study)
  3. AFS Short Program
  4. AFS AAI (Asia-Pacific Initiative)

Untuk penjelasan lebih lanjut, kalian kunjungi websitenya aja ya! Di bina-antarbudaya.or.id.

– Gimana cara daftarnya?

Sebelum ikut seleksi, kalian harus beli pin pendaftaran dulu. Harganya 50 ribu rupiah. Waktu itu di sekolah gue ada volunteers AFS yang dateng buat presentasi gitu buat yang tertarik ikutan pertukaran pelajar, sekalian jualan pin. Nah abis beli pin, cepetan aktifin pin kalian di website Binabud. Inget ya, pin kalian itu ada masa kadaluwarsanya. Jadi ngisi formnya jangan di entar-entarin kayak gue waktu itu WKWKWK. Kalo udah kadaluwarsa kalian harus beli pin baru, tapi tenang form yang udah kalian isi bisa di save kok dan gak bakal ilang kalau beli pin baru.

– Apa aja yang harus diisi di Online Form?

Banyak. Mulai dari data pribadi, rekomendasi dari guru, teman, lingkungan sekitar, daftar prestasi, dan pertanyaan-pertanyaan lain. Siap-siap ribet ya! Nah pas hari-H seleksi, jangan lupa bawa KARTU TANDA PESERTA. Ini penting banget. Kalo gaada itu, kalian gak boleh ikut seleksi. Bukan cuma tahap 1 aja ya, tahap-tahap selanjutnya juga jangan lupa bawa kartu seleksi. Kan gak lucu kalo gagal tes cuma karena kartu peserta ketinggalan. Sayang banget.

TIPS:

Be honest, please. Jangan mentang-mentang mau seleksi, kalian isi formnya bohong dan gak sesuai kenyataan diri kalian. Isi form yang penting jujur sejujur-jujurnya. Soalnya apa yang kalian tulis disini itu bakal jadi bahan kakak-kakaknya buat wawancara di seleksi Tahap 2 nanti. Kalau kalian bohong, nanti pas wawancara pasti ketahuan bohongnya.

– Ngapain aja seleksinya?

Jadi, seleksinya itu ada 3 tahap. Di post kali ini bahas tahap pertama dulu, ya. Di Tahap 1: Tes pengetahuan umum, Bahasa Inggris, dan menulis essay dalam Bahasa Indonesia.

– Tes Pengetahuan Umum

Jujur, buat gue tes pengetahuan umumnya susah. Banget. Ada 100 soal pilihan ganda dan dikasih waktu 2 jam.

Ini beberapa materi yang keluar:

  • Letak astronomis Indonesia
  • Mata uang negara …
  • Gas mulia
  • Peraih Nobel
  • Pemenang Olimpiade
  • Presiden negara …
  • Pendiri AFS
  • Tokoh Indonesia yang merupakan Returnee AFS
  • Ibukota negara …
  • Peraturan sepakbola, basket, tennis, dan semacamnya
  • Sutradara film …
  • Tanggal-tanggal bersejarah di Indonesia
  • Film pemenang Oscar
  • Matematika mulai dari urutin pecahan, ngitung suatu bangun, nyari busur lingkaran dan aljabar
  • Hari kemerdekaan negara …
  • Konferensi Meja Bundar, Konferensi Asia-Afrika, Perjanjian Linggarjati, dan semacamnya
  • States di Amerika
  • ASEAN
  •  Presiden Indonesia
  • Olimpiade musim dingin
  • Lagu … diciptakan/dinyanyikan oleh siapa
  • Konversi suhu
  • dll.

TIPS:

Rajin-rajin baca berita setahun terakhir. Berita nasional, internasional, pokoknya tahu apa yang terjadi dan masalah yang sedang happening di sekitar kalian. Dan juga BACA RPUL. Bacanya yang keluaran terbaru dan untuk anak SMA plis. Jangan kayak gue, baca RPUL sih baca. Tapi yang buat anak SD. Sedih gue nginget-ngingetnya.

– Tes Bahasa Inggris

Selanjutnya ada tes Bahasa Inggris, lupa ada berapa soal, 50 atau 75 soal gitu. Waktunya 90 menit. Lumayan gampang sih kata gue. Soal dibagi 3, ada Reading, Grammar, dan Vocabulary.

– Menulis essay dalam Bahasa Indonesia

Ini yang paling gue tunggu HEHE, soalnya gue suka nulis cerita jadi rasanya kayak bukan seleksi. Nah disini kalian harus tulis tangan di kertas folio bergaris, minimal 1 1/2 halaman. Nanti juga bakal dikasih kertas buram buat coret-coret dulu sebelum nulis bagus di kertas folio. Temanya kita bisa pilih diantara 3 topik yang dikasih. Pegel juga sih nulis banyak-banyak. Tapi seru!

TIPS:

Katanya sih bagian nulis essay ini yang paling penting dalam seleksi Tahap 1. Katanya. So, make it count! Perhatikan bahasa yang kalian pake. Bikin semenarik mungkin. Jangan asal nulis aja. Jangan lupa kasih judul yang menarik perhatian, jangan yang biasa-biasa aja. Nulis bagus pake bahasa baku dan nulisnya terstruktur. Kuncinya cuma satu: Pake rumus 5W+1H!

Last but not least,

Berdoa! Ini penting banget. Karena selain diri kalian sendiri, yang bisa bantu kalian siapa? Tuhan. Jangan lupa minta pertolongan-Nya, biar seleksinya lancar dan dimudahkan, dan bisa lolos ke seleksi tahap selanjutnya.

 

Well, segini dulu, ya!  Semoga beruntung buat adik-adik semua yang mau ikut seleksi. Semangat! Tentang Seleksi AFS Tahap 2, bisa klik disini.

 

Advertisements