Untukmu yang jauh.

Bingung, harus mulai dari mana…

Cuma ingin cerita sedikit, yang mungkin tak penting bagi kamu, tapi penting bagiku untuk kamu tahu ini.

Aku rindu. Itu dua kata pertama yang kamu harus tahu. Mungkin kita baru kenal sebentar… Tapi aku harap kamu juga merasakannya. Namun kalau kamu tidak rindu padaku pun tidak apa-apa. Aku masih akan tetap rindu.

Kamu ingat, tidak? Senang, sedih, marah, capek, takut, kita alami bersama-sama. Banyak petualangan dan pengalaman berharga yang kita alami bersama. Kita bisa tertawa hingga menangis, entah apa yang kita tertawakan. Kita juga bisa menangis, saling mengerti. Bahkan kita juga bisa berbicara serius, tentang hal-hal yang terjadi di dunia ini.

Dulu, dimana ada kamu, pasti ada aku. Dimana ada aku, pasti ada kamu.

Tapi sekarang? Kamu jauh. Aku jauh.

Kita jauh.

Aku dan kamu sekarang punya kesibukan masing-masing, itu hal yang wajar. Menurutku, susah sekali untuk kita buat kumpul bareng makan-makan bahkan sekedar mengobrol santai lewat telepon pun jarang sekali. Kita hanya mengirim tulisan lewat internet. Tetapi aku bersyukur kita masih tetap berhubungan.

Sedikit cemburu melihat kamu bersama sahabat barumu yang keren itu. Karena dulu, itu adalah tempatku. Tetapi untunglah, aku disini juga menemukan sahabat-sahabat baru.

Aku harap kita bisa bertemu, dan bercerita hingga larut, persis seperti dulu.

See you, when i see you.

Untuk kamu,

sahabat yang jauh.

This post is dedicated to my bestest friends – who always listen and understand. If any of you are reading this, hi. ๐Ÿ™‚ 

PARDON THIS CHEESY POST. Just needed to let it all out. โค๐Ÿ™๐Ÿผ

Advertisements